-->

Tolong di "Click" ! Ya :)

0 DIODA

DIODA

Dalam elektronika, dioda adalah komponen aktif bersaluran dua (dioda termionik mungkin memiliki saluran ketiga sebagai pemanas). Dioda mempunyai dua elektroda aktif dimana isyarat dapat mengalir, dan kebanyakan dioda digunakan karena karakteristik satu arah yang dimilikinya. Dioda varikap (Variable Capacitor/kondensator variabel) digunakan sebagai kondensator terkendali tegangan.

Sifat kesearahan yang dimiliki sebagian besar jenis dioda seringkali disebut karakteristik menyearahkan. Fungsi paling umum dari dioda adalah untuk memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Karenanya, dioda dapat dianggap sebagai versi elektronik dari katup.
Dioda sebenarnya tidak menunjukkan kesearahan hidup-mati yang sempurna (benar-benar menghantar saat panjar maju dan menyumbat pada panjar mundur), tetapi mempunyai karakteristik listrik tegangan-arus taklinier kompleks yang bergantung pada teknologi yang digunakan dan kondisi penggunaan. Beberapa jenis dioda juga mempunyai fungsi yang tidak ditujukan untuk penggunaan penyearahan.
Awal mula dari dioda adalah peranti kristal Cat's Whisker dan tabung hampa (juga disebut katup termionik). Saat ini dioda yang paling umum dibuat dari bahan semikonduktor sepertisilikon atau germanium.

Sejarah

Walaupun dioda kristal (semikonduktor) dipopulerkan sebelum dioda termionik, dioda termionik dan dioda kristal dikembangkan secara terpisah pada waktu yang bersamaan. Prinsip kerja dari dioda termionik ditemukan olehFrederick Guthrie pada tahun 1873 Sedangkan prinsip kerja dioda kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti Jerman, Karl Ferdinand Braun.
Pada waktu penemuan, peranti seperti ini dikenal sebagai penyearah (rectifier). Pada tahun 1919, William Henry Eccles memperkenalkan istilah dioda yang berasal dari di berarti dua, dan ode (dari ὅδος) berarti "jalur".

Prinsip Kerja

Prinsip kerja dioda termionik ditemukan kembali oleh Thomas Edison pada 13 Februari 1880 dan dia diberi hak paten pada tahun 1883 (U.S. Patent 307031), namun tidak dikembangkan lebih lanjut.Braun mematenkan penyearah kristal pada tahun 1899. Penemuan Braun dikembangkan lebih lanjut oleh Jagdish Chandra Bose menjadi sebuah peranti berguna untuk detektor radio.


Dioda Termonik
Dioda termionik adalah sebuah peranti katup termionik yang merupakan susunan elektroda-elektroda di ruang hampa dalam sampul gelas. Dioda termionik pertama bentuknya sangat mirip dengan bola lampu pijar.
Dalam dioda katup termionik, arus yang melalui filamen pemanas secara tidak langsung memanaskan katoda (Beberapa dioda menggunakan pemanasan langsung, dimana filamen wolfram berlaku sebagai pemanas dan juga sebagai katoda), elektroda internal lainnya dilapisi dengan campuran barium dan strontium oksida, yang merupakan oksida dari logam alkalin tanah. Substansi tersebut dipilih karena memiliki fungsi kerja yang kecil. Bahang yang dihasilkan menimbulkan pancaran termionik elektron ke ruang hampa. Dalam operasi maju, elektroda logam disebelah yang disebut anoda diberi muatan positif jadi secara elektrostatik menarik elektron yang terpancar.

Walaupun begitu, elektron tidak dapat dipancarkan dengan mudah dari permukaan anoda yang tidak terpanasi ketika polaritas tegangan dibalik. Karenanya, aliran terbalik apapun dapat diabaikan.
Dalam sebagian besar abad ke-20, dioda katup termionik digunakan dalam penggunaan isyarat analog, dan sebagai penyearah pada pemacu daya. Saat ini, dioda katup hanya digunakan pada penggunaan khusus seperti penguat gitar listrik serta peralatan tegangan dan daya tinggi.

Dioda Semikomduktor

Sebagian besar dioda saat ini berdasarkan pada teknologi pertemuan p-n semikonduktor. Pada dioda p-n, arus mengalir dari sisi tipe-p (anoda) menuju sisi tipe-n (katoda), tetapi tidak mengalir dalam arah sebaliknya.
Tipe lain dari dioda semikonduktor adalah dioda Schottky yang dibentuk dari pertemuan antara logam dan semikonduktor sebagai ganti pertemuan p-n konvensional.

Jenis jenis diode semikomduktor

Ada beberapa jenis dari dioda pertemuan yang hanya menekankan perbedaan pada aspek fisik baik ukuran geometrik, tingkat pengotoran, jenis elektroda ataupun jenis pertemuan, atau benar-benar peranti berbeda seperti dioda Gunn, dioda laser dan dioda MOSFET.

1.Dioda biasa
Beroperasi seperti penjelasan di atas. Biasanya dibuat dari silikon terkotori atau yang lebih langka dari germanium. Sebelum pengembangan dioda penyearah silikon modern, digunakan kuprous oksida dan selenium, ini memberikan efisiensi yang rendah dan penurunan tegangan maju yang lebih tinggi (biasanya 1.4–1.7 V tiap pertemuan, dengan banyak pertemuan ditumpuk untuk mempertinggi ketahanan tegangan terbalik), dan memerlukan benaman bahang yang besar (kadang-kadang perpanjangan dari substrat logam dari dioda), jauh lebih besar dari dioda silikon untuk rating arus yang sama.


2.Dioda Bandangan

Dioda yang menghantar pada arah terbalik ketika panjar mundur melebihi tegangan dadal. Secara listrik mirip dengan dioda Zener, dan kadang-kadang salah disebut sebagai dioda Zener, padahal dioda ini menghantar dengan mekanisme yang berbeda yaitu efek bandangan. Efek ini terjadi ketika medan listrik terbalik yang membentangi pertemuan p-n menyebabkan gelombang ionisasi, menyebabkan arus besar mengalir, mengingatkan pada terjadinya bandangan.

Dioda bandangan didesain untuk dadal pada tegangan terbalik tertentu tanpa menjadi rusak. Perbedaan antara dioda bandangan (yang mempunyai tegangan dadal terbalik diatas 6.2 V) dan dioda Zener adalah panjang kanal yang melebihi rerata jalur bebas dari elektron, jadi ada tumbukan antara mereka. Perbedaan yang mudah dilihat adalah keduanya mempunyai koefisien suhu yang berbeda, dioda bandangan berkoefisien positif, sedangkan Zener berkoefisien negatif.

3.Dioda Arus Tetap
Ini sebenarnya adalah sebuah JFET dengan gerbangnya disambungkan ke sumber, dan berfungsi seperti pembatas arus dua saluran (analog dengan Zener yang membatasi tegangan). Peranti ini mengizinkan arus untuk mengalir hingga harga tertentu, dan lalu menahan arus untuk tidak bertambah lebih lanjut.



4.Diode Gunn

Dioda ini mirip dengan dioda terowongan karena dibuat dari bahan seperti GaAs atau InP yang mempunyai daerah resistansi negatif. Dengan penjar yang semestinya, domain dipol terbentuk dan bergerak melalui dioda, memungkinkan osilator gelombang mikro frekuensi tinggi dibuat

Pengunaan Demodulasi Dioda
Penggunaan pertama dioda adalah demodulasi dari isyarat radio modulasi amplitudo (AM). Dioda menyearahkan isyarat AM frekuensi radio, meninggalkan isyarat audio. Isyarat audio diambil dengan menggunakan tapis elektronik sederhana dan dikuatkan.
Pengubahan Daya
Penyearah dibuat dari dioda, dimana dioda digunakan untuk mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Contoh yang paling banyak ditemui adalah pada rangkaian adaptor. Pada adaptor, dioda digunakan untuk menyearahkan arus bolak-balik menjadi arus searah. Sedangkan contoh yang lain adalah alternator otomotif, dimana dioda mengubah AC menjadi DC dan memberikan performansi yang lebih baik dari cincin komutator dari dinamo.
Read more

0 MERAKIT PC


Sebelum merakit sebuah PC, pastikan peralatan yang dibutuhkan sudah tersedia, yg dibutuhkan sbg berikut : obeng, tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali pengikat kabel, dan bukti catatan.

Selanjutnya untuk merakit computer personal dpt mengikuti langkah’’ sbg berikut :

1>     mengambil motherboard dan letakkan di tmpt yg aman. Siapkan peralatan & buku manual r masing komponen PC. Baut motherboard dgn papan casing, sehingga akan lebih kuat dan aman.


2>     Memasang processor pd tmpt-nya (soketnya) ,pd processor harus di tempatkan sesuai dgn tanda yang ada pada soket tsb (tdk boleh terbalik). Kunci tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor, dgn memperhatikan kode titik/sisi processor dgn bentuk miring merupakan petunjuk agar bagian processor dipasang pd bagian slot yang memiliki tanda sama. Kemudian pasang kipas pendingin di atasnya. 


3>     Memasang memori RAM pd tempat nya dgn baik, pd sudut memori yg biasanya berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati’’. Jika terbalik, maka memori akan sulit dimasukan. Pda jenis memori SDRAM, dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yg akan bergerak mengunci bersamaan dgn masuknya memori ke dalamnya.

4>     Memasukan motherboard ke dalam cashing (kotak computer), kaitkan pengait plastic yg biasa di sediakan oleh pabrik cashing, ke dalam lubang yg terdapat pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan tempatkan baut, bautlah motherboard tsb pada cashing utk menghindarkan terjadinya pergesaran motherboard pd waktu memindah’’kan CPU nanti. Dgn hati’’ saat memasang motherboard pd cashing karena bentuknya tipis kecil dan memiliki rangkaian eletronik yg rumit.




5>     Memasang kabel khusus catu daya motherboard yg ada pada power suply (biasanya ditulikan P8 & P 9), kabel berwarna hitam dr kedua konektor nya harus dipasang berdampingan. Utk jenis motherboard ATX, pasanglah kabel power khusus tsb pada slot power khusus ATX yg terdapat pd motherboard tsb.

6>     Memasang hard disk, floppy drive pd tempat yg telah tersedia dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dgn baut secara hati’’ dan ada CD ROM drive, dan perlu diperhatikan utk CD-ROM dan hard disk jumper terpasang dgn benar, krn akan di indentifikasikan sbg master atau slave, krn jika salah hard disk/CD-ROM tidak akanterdeteksi.

7>     Menyambung kabel dr power suply ke slot power yg terdapat di hard disk, floppy drive, dan CD ROM drive. Pd sudut konektor plastiknya pada kabel tsb biasanya sudah dirancang pas sesuai dgn dudukan yg terdapat pda hard disk, floppy drive atau CD ROM drive.


8>     Menyambung kabel pita(kabel data) pada dudukan hard disk, floppy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi utk menghubungkan peralatan tsb ke motherboard. Pd sisi kabel berwarna merah arus ditempatkan pada kaki nomor satu. Jika terbalik memasang nya computer tdk akan bekerja baik dan dapat merusak peralatan’’ tsb. Kabel yg terpasang ke floppy drive lebih sempit bila dibandingkan kabel penghubung hard disk ataupun CD ROM drive. Kabel penghubung hard disk dan CD ROM drive sama ukurannya.


9>     Menyambung kabel dari floppy drive ke slot utk floppy drive, demikian jg sambungkan kabel dr hard disk ke slot IDE no.1, dan kabel dr CD ROM ke slot IDE no.2. pada sisi kabel berwarna merah harus menepati kaki no.1 pada tiap slot.


10> Memasang VGA card pada slotnya, jika memiliki card jenis ISA, harus menempatkan card tsb pada ISA slot bus di motherboard. Jika card VGA jenis PCI, dipasangkan card tsb pada slot bus PCI di motherboard. Jika VGA berupa VGA onboard, tinggal mengatur dalam BIOS.
 

11> Memasang expansion card tambahan pd PCI maupun ISA. Expansion card dpt berupa LAN card sound card, TV tunner card, video capture dan lain-lain. Setelah itu kencangkan dgn baut dengan dudukan cashing PC.

12> Menghubungkan konektor kabel penghubung tombol “reset” ke pin “reset” yang terdapat pada motherboard. Hubungkan pula konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker ke pin bertuliskan speaker yang ada pada motherboard. Sering di tulis dengan kode LS. Beberapa cashing telah dilengkapi kabel lampu indicator berikut kabel penghubungnya lengkap dgn konektor nya agar perakit computer tinggal menghubungkan ke motherboard.


13> Memasang kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di VGA card, pd konektor nya memiliki 3 deretan kaki yg tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapezium.


14> Memasang konektor keyboard ke slot keyboard yg terdapat di motherboard



15> Memasang kabel listrik(power) dari layar monitor ke slot power yang terdapat di bagian belakang power suply yg telah terpasang pada cashing CPU. Jika konektornya tidak cocok, dpt memasang kabel listrik tersebut ke jala” listrik rumah. Dengan T konektor utk membagi listrik ke monitor dan CPU nya. Pasangkan kabel listrik utk CPU ke slot yang terdapat pd power suply di bagian belakang cashing CPU.

16> Sekarang semua sudah terpasang, kemudian nyalakan computer dengan menekan tombol power. Jika computer tidak hidup, akan dilakukan pemeriksaan ulang terhadap hardware yg terpasang. Jika computer bisa hidup dan muncul BIOS di monitor, tinggal memulai pengaturan BIOS(untuk masuk program BIOS biasanya menekan tombol DEL atau F2) dan menginstall system operasi.

Read more

Delete this element to display blogger navbar

 
© 2010 Doris Manao is proudly powered by Blogger